Qontak WhatsApp

Populerkan Bisnis Makanan di Media Sosial dengan 5 Trik Sederhana Ini

Bagi Anda yang sering menerima pujian dan pesanan terhadap masakan Anda namun tahu betapa mahalnya biaya membeli spot di mall atau membangun restoran dari nol, memasarkan makanan buatan Anda secara online menjadi satu-satunya pilihan yang tersedia. Dapur tempat Anda mengolah makanan hingga jadi adalah dapur di rumah Anda, dan customer Anda adalah mereka semua yang memiliki media sosial. Orang yang mungkin memesan makanan Anda menjadi lebih banyak dan tidak terbatas oleh waktu di dunia maya dibandingkan dengan restoran yang hanya ramai di waktu-waktu tertentu saja.

Menggiurkan? Tentu saja. Tapi, penjualan makanan secara online jelas memiliki tantangannya sendiri, yang berbeda jauh dengan jika Anda mengumpulkan modal di atas ratusan juta rupiah untuk membangun bisnis makanan fisik. Berangkat dari kesuksesan berbagai pebisnis makanan yang hanya menjual makanan secara online saja, berikut ini 5 trik sederhana yang selalu bekerja untuk mengangkat nama makanan hasil kreasi Anda di media sosial.

Kemasan dan foto makanan yang terlihat menggoda dan apik difoto
1396644026



 

 

 

Sumber gambar: sashagitin.com

Media sosial merupakan pusat pameran citra diri dan tren, dan itulah dua hal penting yang harus jadi bagian dari makanan yang Anda jual. Enak saja tidak cukup, Anda harus tetap memperhatikan logo pada kemasan, kemudahan menikmati makanan dari kemasan dan foto-foto yang tampak memperbagus tampilan Instagram. Karena itu, buatlah akun Instagram khusus produk makanan Anda untuk menjangkau berbagai pecinta makanan (yang pada dasarnya adalah semua manusia) dan pemotret makanan. Saat foto yang Anda hadirkan cukup menggiurkan dan jelas memperlihatkan produk Anda, plus kemasan dan logonya yang sesuai, customer akan datang sendiri. Investasilah sedikit lebih mahal pada foto makanan profesional serta logo yang didesain dengan penuh pertimbangan akan produk yang Anda tawarkan, demi hasil yang terbaik.

 

Cita rasa kini ada di nomor 2, tapi tetap menjadi ‘nyawa’ produk makanan Anda

spices-delossantos_57046_600x450

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber gambar: photography.nationalgeographic.com

Di era serba digital dan media sosial, rasa seringkali menduduki peringkat kedua, namun tidak bisa lebih rendah daripada itu. Peringkat kedua, bukan ketiga atau keempat, karena rasa adalah modal utama Anda untuk membuat customer yang sebelumnya sudah pernah mencicipi kembali menjadi pelanggan Anda. Jadi, meski kemasan dan foto makanan Anda sudah memiliki kualitas di atas rata-rata, rasa-lah yang akan menjadi penentu apakah bisnis makanan Anda akan bertahan.

 

Harga bersahabat dan masuk akal

corn_and_money

 

 

 

 

 

 

 

Sumber gambar: brickmeetsclick.com

Temukan supplier tetap makanan Anda untuk memudahkan Anda memesan dan terus memproduksi makanan Anda saat orderan sudah banyak masuk. Dengan demikian, Anda mengamankan harga produksi sejak dini, terutama untuk bahan-bahan makanan yang Anda butuhkan setiap saat seperti tepung, telur dan margarin. Kebanyakan produk-produk ini akan mengalami perubahan harga tergantung pada situasi ekonomi Indonesia, jadi tetapkan harga produk jadi Anda dengan harga bahan baku yang sudah Anda perkirakan kenaikannya, namun tetap tidak terlampau jauh dari kompetitor Anda.

 

Cara pemesanan makanan yang super mudah dan bebas ribet

Online-Food-Ordering

 

 

 

 

 

 

 

Sumber gambar: streetfightmag.com

Tetapkan susunan dan langkah pemesanan online bagi produk makanan Anda, entah itu via WhatsApp, LINE ataupun email. Pilih maksimal tiga channel untuk memesan dan edukasi customer Anda dengan format pemesanan untuk memudahkan Anda memproses-nya dan membuat customer juga lebih nyaman. Dengan menginformasikan cara termudah, calon customer pun tidak akan gugur dalam proses tanya jawab yang berakhir dengan customer tidak jadi memesan makanan Anda.

 

Berikan trademark pada brand makanan ciptaan Anda

Slowly-Does-It-Food-Branding-and-Packaging-by-Berg-Studio-4774

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber gambar: weandthecolor.com

Begitu nama brand makanan Anda sudah tersebar di media sosial, pastikan Anda memberikan proteksi dengan memberikan legalitas hukum pada usaha Anda. Pastikan setiap deal yang Anda lakukan menyangkut brand makanan Anda ada kontrak tertulisnya, dan investasi apapun yang Anda keluarkan atau Anda terima juga demikian. Sahkan nama brand makanan Anda agar tidak ada masalah di kemudian hari dan jadikan nama sebagai branding utama produk makanan Anda. Dengan nama yang sudah diamankan dan bebas Anda jadikan eksperimen dalam hal sosialisasi nama dan promosi produk makanan, bisnis makanan Anda jelas menjadi lebih mudah dikenal.

You may also like

By