Pengertian Sales Force Automation dan 6 Fungsinya dalam Bisnis

sales force automation

Apa yang dimaksud dengan Sales Force Automation (SFA)?

Pengertian SFA atau Sales Force Automation adalah proses sales yang diotomatisasi dengan bantuan sebuah software atau aplikasi. Aplikasi sales force automation merupakan sistem otomatis yang mencatat dan melacak setiap tahapan bisnis seperti proses penjualan, interaksi pelanggan, hingga kinerja sales.

Sebagian besar orang masih bingung mengenai sales force automation dan sebagian yang lain berpendapat bahwa SFA tidak dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan mereka. Padahal, saat ini sudah terdapat sebuah sistem baru seperti aplikasi manajemen hubungan pelanggan atau yang lebih dikenal sebagai aplikasi CRM yang menghadirkan otomatisasi tenaga penjualan modern.

Bagaimana cara kerja Sales Force Automation dalam bisnis?

Aplikasi sales force automation dalam bisnis berfungsi mengotomatisasi hal-hal berikut:

  1. Pelaporan dan analitik
  2. Semua entri data Anda dalam bidang penjualan (Obrolan seperti WhatsApp, telepon, dan lainnya)
  3. Pelacakan KPI sales
  4. Pelacakan GPS sales
  5. Pesanan pembelian ke dalam bisnis Anda
  6. Transfer data dari atau ke ERP, situs web atau sistem internal perusahaan

SFA to track sales

Sales Force Automation (SFA) mengarah pada 2 hasil inti, yaitu: pendapatan atau produktivitas yang lebih tinggi dan biaya yang lebih rendah. Untuk mencapai hal ini diperlukan sistem CRM berbasis mobile dan web yang disertai dengan kelengkapan fitur seperti:

  1. Sebuah sistem CRM yang baik harus dapat disesuaikan dengan mudah untuk menangkap semua data yang Anda butuhkan. Dengan begitu, CRM dapat memetakan saluran proses penjualan secara instan.
  2. Setelah sistem tersebut dikustomisasi, CRM juga harus dapat terintegrasi dengan aplikasi obrolan seperti WhatsApp, serta aplikasi telepon lainnya sehingga setiap percakapan tersimpan dengan instan. Selain itu, sistem akan menambahkan kontak ke dalam basis data Anda tanpa perlu memasukan data secara manual.
  3. Sebuah sistem CRM yang hebat juga harus dapat melacak keberadaan tim penjualan Anda (pelacakan GPS) dengan otomatis setiap saat.  Sales force Anda dapat terus menjadi produktif pada kapasitas maksimum. Sistem yang baik tidak membutuhkan koneksi internet untuk melacak GPS.
  4. Melacak KPI perusahaan dan KPI sales juga merupakan fungsi dari SFA. Sangatlah penting bagi sistem mobile dan web untuk menambahkan KPI yang ingin dilacak oleh sebuah bisnis ke dalam aplikasi mobile.
  5. Setelah data masuk ke dalam aplikasi mobile, maka sistem harus mampu menghasilkan laporan yang dibutuhkan oleh bisnis tersebut. Sistem CRM juga perlu mampu menyediakan informasi yang diperlukan untuk membantu bisnis tersebut tumbuh, terutama dalam membuat keputusan.
  6. Ketika CRM mengkonsolidasikan data omnichannel Anda, maka sistem akan secara otomatis mengirimkan data tersebut kemana pun Anda membutuhkannya. Ini disebut sistem berbasis API.

sales force automation

Temukan pengertian dari sales force dan hubungannya dengan CRM disini.

Otomatiskan Bisnis Anda dengan aplikasi CRM!

Pahami lebih lanjut tentang pengertian CRM dan manfaat CRM.

Jika Anda ingin mencoba menerapkan sales force automation kepada tim penjualan dan operasional Anda, Anda bisa mendapatkan kustomisasi dan implementasi aplikasi CRM Qontak.com.

Qontak.com merupakan sebuah software atau aplikasi CRM terkemuka di Indonesia yang menghubungkan sebuah bisnis dengan orang-orang yang paling penting dalam bisnis tersebut, yaitu tim karyawan, calon pelanggan, dan pelanggan mereka.

Banyak bisnis yang telah menunjukkan terjadinya peningkatan sebesar 64% dalam produktivitas mereka setelah menggunakan sistem berbasis web dan mobile dari Qontak.com.

Hubungi kami hari ini dan dapatkan pelatihan dan konsultasi penjualan GRATIS.

You may also like