Pahami 10 Hal Ini Agar Sukses Menargetkan Generasi Z

Generation Z

Siapakah yang tergolong ke dalam Generasi Z? Generasi Z adalah mereka yang selalu terkoneksi, paham betul cara bersosialisasi di dunia digital, menikmati penggunaan aplikasi, bergantung pada smartphone, dan merupakan satu generasi di bawah generasi Millennials yang selalu dibahas itu.

Ini dia demografi selanjutnya, mereka yang lahir mulai dari tahun 2000an dan seterusnya, generasi yang sejak awal lahirnya sudah memiliki akses internet, teknologi dan media sosial. Semuanya dilakukan secara online bagi generasi Z, dan bagaimanakah sebaiknya Anda menyikapinya?

1. Pahamilah bahwa bagi generasi Z, teknologi adalah bagian yang tidak terpisahkan

Komunikasi dan konten yang dikonsumsi oleh generasi ini, bahkan transaksi, riset dan melakukan networking, semuanya berbasis online. Hal ini tidak lepas dari peran orangtuanya yang langsung memberikan gadget dan akses internet sebagai hal pertama yang menghibur mereka.

2. Pentingnya transparansi yang radikal

Konsumer di dunia digital saat ini, termasuk generasi Z, adalah mereka yang memegang kendali. Karenanya, sesuatu yang tidak otentik, tidak orisinil, dan tidak memberikan pengalaman yang membuat mereka tersentuh dan tergerak, atau tidak ada kejelasan yang terpampang tanpa ditutupi, tidak akan menarik mereka. Adanya Big Data memampukan setiap bisnis untuk memastikan dialog yang tercipta antara brand dengan konsumer menghasilkan data lanjutan untuk lebih memahami kecenderungan pengambilan keputusan, bersikap dan kesukaan pribadi masing-masing customer.

3. Adanya tradisi yang harus menyesuaikan dan ditantang untuk berubah

Perubahan secara generasi di tempat kerja yang sudah sebentar lagi akan terwujud membuat model manajemen akan mengalami penyesuaian besar-besaran. Kepercayaan tradisional pun tidak lagi berlaku dan kultur perusahaan pun perlu menyesuaikan dengan pola pikir generasi ini mengenai komunikasi, konten dan commerce.

Generation Z
Sumber Gambar: blog.helpshift.com

 

4. Diperlukannya personalisasi

Strategi marketing setiap bisnis akan mengalami penyesuaian besar-besaran dan akan menjadi pekerjaan yang cukup menantang dengan semakin tingginya konsumsi internet. Algoritma dan teknologi digital akan mendominasi iklan digital dan pengumpulan data serta interaksi di internet juga akan berubah dan menyesuaikan. Marketers haruslah berimigrasi dari media-media tradisional dan berusaha menyentuh emosi, konteks dan momen-momen personal bagi generasi Z di mana pesan brand akan tertanam dan efektif memicu aksi.

5. Generasi Z tidak segan meninggalkan brand Anda begitu saja

Jika tidak ada sesuatu bernilai atau bermanfaat dalam konten dan produk yang Anda tawarkan dan sediakan, jangan heran jika jumlah likers dan followers Anda kemudian berkurang.

6. Generasi Z siap bekerja lepas

Perubahan terbesar dalam bentuk organisasi adalah kebanyakan orang dari generasi Z tidak akan bekerja full time. Mereka akan lebih menyukai dan memilih pekerjaan lepas sebagai freelance. Hal ini otomatis akan merubah cara berkomunikasi dalam merekrut orang-orang dan akan dibutuhkannya sumber daya luar.

Generation Z
Sumber Gambar: danacommunication.com

7. Tekanan bagi perubahan akan meningkat

Perubahan adalah hal yang dituntut oleh generasi Z. Mereka butuh inovasi dan revolusi setiap waktu. Tantangannya jelas; diperlukannya keseimbangan antara teknologi baru dan transformasi dalam keseharian demi mempertahankan kestabilan operasional dan keamanan.

8. Diperlukannya customization

Kelompok umur yang termasuk ke dalam generasi Z ini merupakan generasi yang lahir di tahun ketika iPhone pertama kali diperkenalkan. Pandangan mereka mengenai berbelanja, memasak dan makan berubah dengan generasi sebelumnya dan mereka terbiasa dengan kustomisasi dan siap digunakan dan dinikmati secara langsung, seperti prinsip Instagram dan Snapchat.

9. Keinginan generasi Z untuk berbagi

Bagi generasi ini, apa yang mereka nikmati dan pengalaman apapun yang mereka lalui harus tampak bagus untuk dibagikan di jagad maya. Semuanya harus bisa dimuat dalam smartphone mereka dan bagus ditampilkan di dalam media sosial.

10. Generasi Z termotivasi oleh perubahan

Transformasi dalam bisnis dan industri bagi generasi ini lebih berorientasi pada misi yang akan berdampak positif pada generasi mereka daripada iming-iming uang belaka.

Siapkah bisnis Anda menjawab kebutuhan generasi ini?

You may also like