Ini 4 Hal Mendasar Sebelum Meramu Strategi Content Marketing Agar Mencapai Goals!

Content Marketing Strategy

Sebagaimana judul artikel ini, sebelum membicarakan lebih lanjut tentang content marketing, maka Anda harus lebih dulu memahami apa yang dimaksud content marketing. Menurut beberapa sumber menyebutkan bahwa content marketing adalah kegiatan strategi pemasaran yang difokuskan pada pembuatan dan pendistribusian konten yang bernilai, relevan dan konsisten agar dapat menarik dan mempertahankan audiens yang sudah ditetapkan, dan untuk mendorong tindakan pelanggan yang bisa menghasilkan keuntungan.

Berdasarkan penjelasan di atas maka bisa ditarik kesimpulan bahwa content marketing memiliki dua tujuan, yakni mendatangkan pengunjung dan mendorong tindakan untuk membeli.

Namun pastinya tidak mudah untuk dapat menghasilkan konten yang dapat mendorong audiens untuk melakukan kedua hal tersebut. Karena itu Anda perlu memerhatikan empat hal mendasar ini sebelum meramu strategi content marketing agar mencapai goals.

1. Pahami 3 Jenis Konten

Pembuatan konten pada dasarnya memiliki jenis dan tujuan masing-masing, yakni untuk meningkatkan pengunjung, branding dan penjualan. Tiga jenis konten ini perlu Anda ketahui lebih dulu agar Anda tahu konten seperti apa yang akan dibuat nantinya. Sebab sangat sulit untuk membuat sebuah konten yang dapat digunakan untuk 3 tujuan tersebut sekaligus.

Konten dengan tujuan meningkatkan pengunjung biasanya akan bersifat lebih informatif dan di dalamnya hanya dapat diselipkan salah satu antara unsur branding atau selling. Hanya salah satu. Sementara konten dengan tujuan branding biasanya tidak dapat disatukan dengan unsur selling. Karena branding lebih kepada meningkatkan kepercayaan audiens, bukan menjual.

Content Marketing Strategy
Sumber Gambar: brickmarketing.com

2. Sadari Bahwa Konten Bukan Hanya Artikel

Sebelum lebih lanjut berbicara tentang content marketing, hal mendasar yang perlu diingat adalah konten tak selalu berbentuk artikel. Artikel hanyalah salah satu jenis konten. Sebab konten memiliki banyak jenis. Beberapa konten yang paling populer dan sering digunakan untuk kegiatan marketing yakni infografis, video, konten di media sosial dan artikel. Selebihnya masih banyak lagi tipe-tipe konten dan dapat berkembang seiring kemajuan teknologi.

3. Ketahui Karakteristik Target Market Anda

Sama seperti saat Anda akan membangun sebuah merek dan menjual sebuah produk, Anda harus tahu siapa target market Anda, usia berapa saja, apa kebutuhannya, berasal dari tingkat ekonomi seperti apa dan sebagainya.

Setiap target market memiliki perbedaan di antara target market lainnya. Misalnya saja untuk produk lifestyle The Executive dengan Dagadu. Kedua merek tersebut memiliki target market yang berbeda, maka dibutuhkan content marketing yang berbeda juga.

Misalkan untuk The Executive, pastinya akan lebih menyajikan konten yang sifatnya elegan dan eksklusif saat membuat video iklan agar dapat diterima baik oleh target market. Atau akan membuat konten yang membicarakan lifestyle skala aktor Hollywood untuk sebuah artikel. Sementara Dagadu akan menyajikan konten yang lebih santai dan terkesan easy going agar dapat diterima oleh target market.

Content Marketing Strategy
Sumber Gambar: jualdisurabaya.com

4. Rencanakan Isi dan Pemetaan Konten

Bila Anda sudah tahu seperti apa karakteristik target market Anda, maka hal yang harus ditentukan berikutnya adalah rencanakan isi dan pemetaan konten. Sebagaimana sudah dikatakan sebelumnya bahwa setiap target market memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu diperlukan perencanaan isi dan pemetaan konten yang tepat.

Isi konten dapat dikategorikan menjadi dua jenis, yakni isi yang dapat diterima umum dan isi yang mendalam. Maksudnya, Anda dapat menentukan isi konten yang ringan dan tak perlu terlalu mendalam bila hanya untuk mendatangkan pengunjung guna memperkenalkan produk Anda. Tapi Anda perlu membuat isi konten yang mendalam bila Anda ingin mendapatkan pengunjung yang benar-benar butuh produk Anda. Sehingga konten tersebut dapat mendorong pengunjung untuk membeli produk Anda. Kedua jenis isi konten tersebut dapat dibuat saling berkaitan.

Kemudian lakukan pemetaan konten. Anda harus tahu konten-konten yang Anda buat itu didistribusikan ke mana saja. Sebab tanpa distribusi yang tepat, maka content marketing yang Anda buat tidak akan tepat sasaran. Dan bila sudah begitu maka tidak akan ada goals.

You may also like

× Contact Us!