Contoh CRM pada Perusahaan Manufaktur

contoh crm pada perusahaan

Bagaimana contoh CRM pada perusahaan manufaktur? Apa saja manfaatnya?

Sebagian perusahaan manufaktur mungkin telah menggunakan software ERP (Enterprise Resource Planning) untuk mengintegrasikan dan mengotomatisasi proses bisnis, baik operasional, produksi, maupun distribusi. Namun, software tersebut masih belum bisa mengelola pelanggan. Untuk mengetahui bagaimana penerapan contoh CRM pada perusahaan manufaktur, baca terus artikel berikut.

Mengapa perusahaan manufaktur harus menggunakan software CRM?

Kurangnya kemampuan software ERP dalam mengelola pelanggan membuat perusahaan manufaktur semakin melirik CRM. Perusahaan manufaktur memerlukan fungsi sales yang dapat digunakan untuk melacak pipeline, memantau proses bisnis, dan mengelola kontak klien. Di sinilah software CRM hadir sebagai solusi untuk mengatasi hal tersebut.

Customer relationship management atau CRM adalah istilah yang merujuk pada penerapan, strategi, atau teknologi yang digunakan oleh perusahaan untuk mengelola dan menganalisis interaksi dan data pelanggan selama siklus pelanggan berlangsung. Tujuan CRM adalah mengembangkan hubungan bisnis dengan pelanggan, mempertahankan pelanggan, dan meningkatkan penjualan.

CRM memiliki berbagai manfaat dan fungsi yang dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan. Lalu bagaimana sebenarnya contoh penerapan CRM pada perusahaan manufaktur dan apa manfaatnya?

Baca juga: 5 Keuntungan CRM bagi Bisnis Anda

Contoh penerapan CRM pada perusahaan manufaktur:

  1. Mempermudah kolaborasi antar tim sales

Tanpa CRM, komunikasi biasanya dilakukan melalui email atau aplikasi pesan. Cara ini memang yang paling mudah. Namun, ketika tim sales perlu melakukan diskusi internal secara online terkait pelanggan atau calon pelanggan tertentu, software CRM dapat membuat meeting lebih efektif.

Software CRM seperti Qontak membantu kolaborasi dengan tim dalam melakukan meeting. Tim sales bisa menjadwalkan meeting atau demo dengan prospek dan pelanggan, serta mendapatkan notifikasi pengingat. Tiap anggota dapat menambahkan catatan pada kontak dan saling berbagi file.contoh crm pada perusahaan

  1. Memberikan customer view secara 360 derajat untuk sales dan customer service

Pengelolaan data pelanggan yang efektif diawali dengan melihat perspektif secara holistic. Selain menyimpan kontak klien, sistem CRM yang baik seperti Qontak dapat memberikan seluruh informasi yang diperlukan perusahaan manufaktur tentang prospek maupun pelanggan mereka. Data tersebut harus dapat dilihat dalam satu tampilan secara statis dan dinamis.

Software CRM Qontak dapat memberikan detail yang lengkap tentang pelanggan, mulai dari percakapan, deals yang sedang berjalan, touch point dengan perusahaan, maupun meeting.contoh crm pada perusahaan

  1. Segmentasi Tim

Perusahaan manufaktur, terutama dengan nama besar, tentu memiliki tim sales yang tersebar di berbagai tempat. Software CRM membantu perusahaan dalam mengelompokkan tim berdasarkan letak geografis, besarnya deal, divisi produk, dan lain sebagainya.

Segmentasi tim dapat membantu perusahaan manufaktur dalam berfokus pada daerah yang menghasilkan sales terbaik dan memiliki potensi bisnis yang baik. Software CRM juga dapat memberikan kinerja tim dan bisnis secara keseluruhan secara langsung melalui tampilan pada dashboard.contoh crm pada perusahaan

  1. Memvisualisasikan sales pipeline dengan lebih baik

Dalam proses bisnis, mengetahui status deals yang sedang berlangsung melalui sales pipeline sangatlah penting. Melacak data satu persatu melalui Excel tentu sangat tidak efisien. Dengan software CRM, hal ini dapat dilakukan secara mudah.

Sistem CRM didesain untuk merampingkan dan memudahkan proses bisnis. Perusahaan manufaktur dapat melihat visualisasi sales pipeline dan memodifikasinya sesuai kebutuhan. Tampilan board dapat diatur dengan drag-and-drop sehingga deals dapat dipindahkan ke berbagai tahapan dengan mudah.

Perusahaan juga dapat dengan mudah melacak deals untuk melihat detail klien serta mengatur tanggal jatuh tempo dan pengingat. Hal ini dapat mempermudah karyawan dalam melihat rangkuman data sales yang dibutuhkan secara keseluruhan.

  1. Memperbaiki customer service

Seperti telah disebutkan di atas, tujuan CRM adalah untuk mengembangkan hubungan dengan pelanggan dan mempertahankan pelanggan. Hal ini diperoleh dengan memastikan kepuasan pelanggan.

Baca juga: 5 Proses CRM untuk Customer Experience yang lebih baik

Data menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan memegang peranan penting dalam menghasilkan pendapatan. Customer experience yang baik akan memberikan dampak positif bagi perusahaan, salah satunya adalah meningkatkan penjualan.

Software CRM menyimpan seluruh informasi tentang pelanggan, seperti nama dan riwayat pembelian, yang dapat diakses kapan pun dan di mana pun. Sistem ticketing pada CRM membantu perusahaan dalam melacak, melakukan update, dan menangani keluhan pelanggan. Hal ini membantu memastikan tidak ada data yang terlewatkan sehingga pelayanan dapat dilakukan lebih cepat dan lebih baik.

  1. Integrasi dengan sistem lain

Software CRM seperti Qontak memiliki API yang sangat fleksibel. Hal ini memungkinkan perusahaan manufaktur untuk mengintegrasi sistem CRM dengan software yang sudah dimiliki perusahaan, misalnya ERP. Integrasi dengan sistem ERP dapat membantu perusahaan untuk mengotomatisasi inbound purchase order sehingga dapat menjalin hubungan yang lebih dekat dengan klien.

Integrasi dengan sistem ERP juga membantu perusahaan manufaktur dalam perencanaan produksi yang lebih baik dan detail. Dengan demikian, perusahaan dapat merencanakan produksi secara detail berdasarkan biaya produksi yang sesuai.

  1. Meningkatkan penjualan

Salah satu tujuan utama dari software CRM adalah untuk meningkatkan penjualan. Kemampuan CRM dalam melakukan proyeksi sales memungkinkan perusahaan untuk melihat pola pembelian pelanggan yang dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan.

Analisa yang diberikan sistem CRM dalam bentuk pelaporan membantu perusahaan memutuskan produk mana yang memiliki potensi penjualan yang baik. Hal ini dapat digunakan untuk melakukan upsell dan cross-sell. Selain itu, customer service yang lebih baik juga berdampak pada penjualan yang meningkat.

contoh crm pada perusahaan

Kesimpulan

Dengan melihat contoh CRM pada perusahaan manufaktur di atas, software CRM terbukti memberikan banyak manfaat bagi perusahaan manufaktur.

Baca juga:

Contoh Aplikasi CRM dalam Industri Konstruksi

Contoh Customer Relationship Management di Industri Kesehatan

Qontak sebagai sistem CRM terkemuka di Indonesia telah membantu berbagai jenis perusahaan dengan berbagai skala industri, termasuk perusahaan manufaktur. Miliki software CRM dan kembangkan bisnis Anda dengan kami.

× Contact Us!