Qontak WhatsApp

8 Cara Memperbaiki Reputasi Buruk Brand

Online Brand Reputation

Pelajari Cara Memperbaiki Reputasi Buruk Brand untuk Mendapat Kepercayaan Pelanggan!

Terkadang, reputasi brand Anda bisa tercemar hanya karena adanya hal-hal remeh yang berlangsung di dunia maya, seperti kurang tanggapnya pihak customer service, postingan atau komentar negatif dari orang yang mengikuti brand Anda secara online, produk yang sudah dibeli namun belum juga sampai ke tangan pembeli karena adanya keterlambatan dari jasa pengiriman yang Anda gunakan atau adanya informasi yang salah diberikan. Saat reputasi online Anda tercemar, berikut ini cara memperbaiki reputasi buruk pada brand Anda!

7 Cara Memperbaiki Reputasi Buruk pada Brand

1. Minta Maaf dan Akui Kesalahan Anda

Cara Memperbaiki Reputasi Buruk
Sumber: https://www.insider.com/

Langkah pertama adalah minta maaf. Ketika Anda salah, maka Anda salah. Dan tidak ada yang lebih disukai publik selain permintaan maaf dan mengakui kesalahan. Pastikan Anda minta maaf secara tulus daripada mengeluarkan pernyataan yang menantang atau defensif.

Sebagai solusi, penting untuk Anda menunjukkan bahwa Anda melakukan segalanya untuk menanggapi keluhan pelanggan Anda dengan cepat. Karena dengan menanggapi keluhan dan/atau komentar pelanggan, pada akhirnya pelanggan akan memberi tahu lima teman mereka. Sedangkan, pelanggan yang tidak senang akan bersedia memberi tahu 10 temannya. Pada saat yang sama, pelanggan yang masalah mereka diselesaikan dengan cukup dan cepat akan memberi tahu lebih banyak teman.

Oleh karena itu, pastikan agar pelanggan Anda mendapatkan dukungan dan perhatian pelanggan terbaik yang mereka butuhkan untuk memperbaiki reputasi Anda.

2. Menerima Kritik dan Saran

Winning from Competitors
Sumber Gambar: performancecritical.com

Ada perbedaan antara mendengarkan dan mendengar. Terlalu banyak brand mendengar pelanggan mereka memberikan feedback, tetapi mereka tidak mendengarkan—yang berarti mereka tidak bertindak berdasarkan feedback tersebut dan membuat perubahan yang berarti.

Faktanya, ini adalah salah satu alasan mengapa pelanggan kehilangan keinginan untuk memberikan feedback kepada brand. Ini dapat merusak reputasi brand, terutama jika mereka dianggap tidak pengertian terhadap pelanggan mereka.

Anda harus bertindak berdasarkan feedback pelanggan Anda. Pembeli yang bersedia untuk berbagi pendapat mereka harus dihargai, dan Anda harus memastikan untuk mendengarkan dengan seksama apa yang mereka katakan, pahami, dan kemudian kembangkan serta terapkan solusi yang diperlukan.

Saat Anda mengembangkan brand, pastikan Anda melakukannya dengan mempertimbangkan pelanggan. Bagaimanapun, merekalah yang Anda butuhkan untuk menjual brand Anda. Mereka yang akan menjadi brand evangelist.

3. Aktif dalam Dunia Maya

Cara memperbaiki reputasi buruk

Bangun kembali keterlibatan Anda di dunia maya. Salah satu hal yang membuat brand menjadi aset yang sangat berharga bagi perusahaan mana pun, adalah fakta bahwa brand dapat melindungi Anda dari krisis yang tiba-tiba. Bayangkan seseorang di perusahaan Anda membuat kesalahan dan memposting komentar dengan kata-kata yang buruk di media sosial yang menunjukkan bahwa brand Anda tidak peduli dengan lingkungan. Pelanggan Anda akan jauh lebih mungkin menerima gagasan bahwa itu hanya kata-kata buruk saja jika Anda telah membangun reputasi lebih dalam.

Memiliki brand kuat dan aktif yang didedikasikan untuk serangkaian value tertentu dapat membantu bangun fondasi kredibilitas dan transparansi yang akan membantu Anda ketika krisis terjadi.

4. Tunjukkan bahwa Anda Peduli

Maximizing Content Marketing
Sumber Gambar: louder.online

Dengan begitu banyak global issues di zaman sekarang ini, bisnis harus bisa memanfaatkan posisi mereka untuk memberikan kampanye dalam meningkatkan kesadaran pelanggan.

Pikirkan tentang cara-cara di mana Anda dapat menunjukkan dukungan Anda yang akan melukiskan organisasi Anda secara positif – pastikan bahwa Anda tidak meletakkan nama Anda di belakang apa pun yang dapat memecah belah pendapat atau dianggap ofensif. Misal brand Anda mendukung kampanye go green di mana itu merupakan pilihan yang baik dan cara agar bisnis mengurangi biaya.

5. Buat Manajemen Konflik

manajemen konflik

Kita semua telah menyaksikan “perang” di media sosial yang memalukan, di mana dua pihak berdebat dan saling melempar argumen. Anda juga mungkin pernah melihat brand dengan respons yang kurang sopan terhadap seseorang yang telah memberikan komentar negatif terhadap brand tersebut. Beberapa membalas hinaan tersebut dengan hinaan balik atau berkomunikasi dengan gaya bahasa marah.

Tanggapan terburu-buru terhadap komentar negatif ini membuat pelanggan dan prospek kita berpikir ulang mengenai bagaimana kita akan memperlakukan mereka atau membicarakan mereka. Untuk mencegah reputasi buruk atas brand Anda, pelajari manajemen konflik di bawah ini:

  • Selalu tetap profesional secara online. Jika Anda marah, tahan sebelum posting sesuatu. Tidak ada ruang untuk kepala yang sedang panas.
  • Tanggapi feedback negatif segera. Waktu menjadi krusial untuk menemukan solusi.
  • Tunjukkan solusi tersebut serta permintaan maaf secara publik, baik berupa komentar maupun press release. Hal ini guna menciptakan kesadaran publik bahwa Anda mengakui kesalahan.

6. Bersikap Jujur dan Terbuka

jujur dan terbuka

Brand terbaik memiliki faktor pembeda dengan kompetitor. Cari tahu apa yang membuat brand Anda istimewa, dan juga tentukan promosi yang menekankan unique selling point tersebut.

Yang terpenting, bersikap jujur dan terbuka tentang brand Anda terhadap audiens. Pelanggan dapat mengetahui jika brand tidak jujur. Untuk mengetahui apa yang membuat merek Anda unik, cari nilai tambah tertentu. Atau, soroti kisah menarik dari pendirian perusahaan Anda, seperti latar belakang kepemimpinan dan prinsip-prinsipnya dalam membangun bisnis.

7. Lebih Dekat dengan Komunitas

cara memperbaiki reputasi buruk

Community marketing dapat menjadi solusi untuk meningkatkan reputasi brand. Contoh community marketing yang bisa Anda terapkan adalah menjadi tuan rumah sebuah acara, menghadiri acara komunitas, mensponsori tim olahraga lokal, bermitra dengan badan amal setempat, dan bahkan menjalankan program CSR (Corporate Social Responsibility) yang melibatkan komunitas.

8. Berikan Pengalaman Pelanggan yang Positif

customer experience

Pengalaman pelanggan (customer experience) adalah tentang perhatian Anda terhadap setiap hal kecil Anda berikan. Dan perhatian Anda terhadap detail adalah apa yang akan membangun reputasi Anda.

Balasan Twitter, navigasi website, customer service, dan penjawab otomatis email, semua harus dibuat dan dijalankan dengan guna memberikan customer experience yang positif.

Pengalaman pelanggan yang baik memberi sinyal kepada klien dan prospek Anda, merek tidak akan meninggalkan mereka setelah melakukan penjualan. Ini juga merupakan cara yang bagus untuk mengubah pelanggan menjadi pendukung merek dan untuk mempromosikan dari mulut ke mulut yang positif.

Saya Mau Coba Gratis Qontak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Qontak Sekarang!

Perbaiki Reputasi Buruk dengan Pelayanan Pelanggan Terbaik!

Omnichannel-Strategi pemasaran media sosial

Setelah Anda memahami 8 cara memperbaiki reputasi buruk brand, diharapkan kedelapan cara tersebut dapat menjadi upaya preventif dalam mempertahankan reputasi brand Anda. Seperti yang sudah disebutkan bahwa salah satu cara memperbaiki reputasi buruk brand adalah pengalaman pelanggan yang positif.

Qontak.com dapat memberikan solusi untuk otomatisasi layanan pelanggan dan meningkatkan penjualan melalui Instagram API, Omnichannel Facebook Messenger, dan WhatsApp Business API. Semua layanan pelanggan pada social media Anda dapat dijalankan dalam 1 platform. Fitur ini bermanfaat untuk memberikan pengalaman pelanggan yang positif. Terlebih, Qontak.com telah dipercaya lebih dari 1000 bisnis untuk meningkatkan usahanya. Coba gratis penawaran kami hari ini. Atau dengan mengisi form di bawah ini:

Hubungi Qontak.com sekarang atau dengan mengisi form COBA GRATIS di samping kanan!

 

You may also like

By