Tips Singkat Menyukseskan Presentasi Sales Hingga Mencetak Deal

Sales Presentation

Pernah mengalami situasi di mana presentasi yang Anda lakukan pada prospek sudah Anda lakukan dengan percaya diri, namun tetap tidak berhasil closing deal? Sementara itu, rekan-rekan sesama salesperson Anda sepertinya dengan mudah mencetak penjualan setiap hari dan berhasil mengumpulkan pemasukan yang banyak bagi brand yang Anda wakili. Apakah Anda familiar dengan situasi ini?

Jika ya, maka bukan masalah karisma rekan Anda yang jauh lebih di atas Anda, namun lebih kepada isi dan cara Anda menyampaikan presentasi Anda kepada prospek. Berikut ini tips-tips singkat dan cepat yang mudah untuk diaplikasikan untuk memperbaharu strategi presentasi sales Anda!

  1. Jangan mengubah-ubah presentasi sales Anda di menit terakhir

Percaya dirilah dengan isi dari presentasi Anda dan pastikan Anda menguasai hal pertama yang harus Anda sampaikan dari isi presentasi Anda. Saat Anda menguasai betul bagian pertama presentasi Anda, rasa percaya diri Anda akan terbangun dengan sendirinya dan sisanya akan mengalir begitu saja.

  1. Usahakan agar presentasi sales Anda sifatnya dua arah

Memang pembicaraan mengenai produk dan jasa yang ditawarkan akan didominasi oleh Anda, namun tetap pastikan prospek yang Anda ajak berbicara tidak hanya menyimak dan bisa tetap berpartisipasi. Berikan kesempatan prospek untuk memberikan respon secara verbal dan non-verbal, dan pastikan nada bicara Anda seperti sedang bercakap-cakap, bukan menggurui atau seperti membawakan acara. Pastikan pertanyaan dan ruang untuk prospek memberikan responnya sudah ada dari awal Anda memulai presentasi Anda.

Sales Presentation
Sumber gambar: presentationmagazine.com
  1. Tanyakan pertanyaan “Lalu?” dalam presentasi Anda

Cobalah memakai kacamata prospek Anda dalam melakukan presentasi. Dari cara Anda berbicara serta durasi presentasi yang Anda habiskan, selalu tanyakan kenapa kira-kira prospek harus mempedulikan presentasi Anda. Jika Anda tidak punya jawaban pasti akan pertanyaan tersebut, maka jangan masukkan bagian tersebut ke dalam presentasi Anda.

  1. Langsung bahas masalah yang pernah dihadapi oleh brand Anda

Adanya skandal atau masalah yang pernah terkait dengan brand Anda haruslah Anda ungkap di awal presentasi sebelum prospek bertanya. Berikan analogi yang tepat agar Anda tetap bisa menjaga nama baik brand Anda dan langsung lanjutkan ke inti presentasi Anda.

Sales Presentation
Sumber gambar: reviewon.com
  1. Langsung sampaikan benefit dari deal yang terjadi

Tujuan prospek mau bertemu dengan Anda untuk mendengarkan presentasi Anda adalah untuk mendapatkan manfaat. Dengan memaparkan manfaat sejak awal presentasi Anda, prospek Anda biasanya akan lebih perhatian dengan presentasi Anda, sehingga memungkinkan adanya deal di ujung presentasi.

Selain itu, masukkan juga analogi atau studi kasus yang dapat membuat prospek lebih memahami posisi brand Anda. Pastikan juga prospek dapat mengetahui kelebihan dari brand Anda dan membuat brand Anda menonjol dibandingkan kompetitor. Perbandingan yang jelas kontras dan kontradiksi yang ada antara brand Anda dan brand saingan akan membuat prospek Anda memperhatikan dengan lebih seksama. Terakhir, jangan lupa melatih presentasi sales Anda dan jangan buang waktu untuk menjual.

You may also like

× Contact Us!