8 Tips Untuk Keberhasilan Implementasi CRM (Penerapan CRM)

Penerapan CRM

Perusahaan yang memperoleh Return on Investment (ROI), 64% dari produktivitasnya mempertimbangkan CRM dengan sangat serius. Manajer melihat CRM sebagai strategi bisnis. Ini adalah inti dari bisnis mereka. Jika Anda masih tidak yakin tentang apa itu CRM – silakan baca panduan utama sistem CRM.

Hampir 75% dari semua proyek Software CRM di Amerika gagal menurut Meta Group, Inc. Alasan kegagalan ini diakibatkan ketidak mampuan pengguna dalam menggunakan system CRM serta fitur-fitur utamanya yang dapat membantu pengguna mencapai kesuksesan.

Bagaimana Anda dapat memastikan bahwa CRM dapat sukses diimplementasi dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda?

Kami berbagi 8 kiat praktis tentang cara menerapkan sistem CRM, termasuk metode implementasi kami sendiri yang telah digunakan dan berhasil menerapkan CRM di setiap perusahaan.

Banyak penelitian telah membuktikan manfaat yang didapat sangat besar setelah berhasil bertahan mengimplementasikan sistem CRM di dalam perusahaan.

Berikut adalah beberapa data yang dapat menginspirasi Anda untuk mengimplementasikan CRM ke dalam perusahaan Anda:

ROI rata-rata untuk CRM adalah 64%:

  • 100% seluruh manajer bisnis mengatakan bahwa CRM meningkatkan produktivitas.
  • 82% Tim Sales merasa CRM sebagai sesuatu yang “penting” untuk membantu mereka untuk melakukan penjualan.
  • 47% pengguna CRM mengatakan bahwa CRM mereka memiliki dampak signifikan untuk retensi pelanggan dan kepuasan pelanggan.
  • 2% dari perusahaan menilai alat CRM sebagai berdampak atau sangat berdampak.
  • 74% bisnis meningkatkan hubungan pelanggan dengan CRM.
  • Cara sebelum memulai implementasi CRM, ketika Anda sedang memilih system CRM, Anda harus menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

Apa tujuan atau manfaat yang kita harapkan dari penerapan CRM?

Sumber daya apa yang melibatkan implementasi CRM?

Perubahan apa yang perlu kita lakukan di dalam organisasi?

Haruskah kita memilih sistem yang on-premise atau SaaS? 

Berikut adalah 8 tips untuk memastikan implementasi CRM Anda berhasil.

  1. Pastikan mendapat dukungan penuh dari manajemen

Mari kita mulai dengan yang jelas – adopsi CRM hanya berhasil jika pengguna menggunakan sistem. Pihak manajemen harus mengadaptasi sistem dan menghubungkan nya dengan sistem insentif pengguna, serta performa mereka.

Mengingat CRM adalah proyek yang melibatkan semua bagian dari organisasi, Tim Manajemen tidak hanya harus terlibat, tetapi juga menginspirasi dan membangun kredibilitas di antara yang lain. Tim Manajemen menggerakkan opini dan budaya dalam organisasi, itulah sebabnya keterlibatan awal mereka menyebabkan adanya efek riak positif kepada seluruh organisasi. Jadi, libatkan pemimpin Anda!

  1. Tunjuk seorang Project Manager yang luar biasa

Ketika Anda menerapkan sistem CRM baru (atau jika Anda baru saja beralih ke sistem baru) orang yang paling penting adalah orang yang memiliki tanggung jawab untuk menjalankan proyek – seorang Project Manager atau Sales Manager.

  1. Tunjuk pengguna yang berdedikasi tinggi

Pengguna (Tim Sales) yang berdedikasi tinggi memiliki tanggung jawab yang berbeda dengan Project Manager.

Posisi ini dipegang oleh orang yang ditugaskan sebagai “orang yang mengetahui segalanya” dari sistem CRM Anda. Dia adalah sistem CRM itu sendiri dan harus memahami seluruh sistem di dalamnya.

Ketika orang lain di organisasi Anda memiliki masalah atau memerlukan dukungan, ini adalah orang yang bisa membantu Anda. Pengguna yang berdedikasi tinggi juga sering menjadi orang yang berhubungan langsung dengan vendor CRM, dan akan menjadi yang pertama mendapatkan informasi tentang rilis produk, pembaruan perangkat lunak, bug, dll.

  1. Jelaskan mengapa Anda menggunakan CRM

Jelaskan apa tujuan untuk menetapkan sistem CRM di perusahaan ke tim sales dan tim operasional sehingga mereka melihat gambaran yang lebih besar

  1. Tetapkan pedoman penggunaan umumdan SOP

Sistem CRM akan berfungsi dengan baik apabila terdapat data yang dimasukkan.

Itu sebabnya sangat penting untuk menetapkan pedoman penggunaan umum.

Misalnya, cara memasukkan data perusahaan baru atau mendaftarkan penjualan dan memiliki panduan langkah demi langkah.

Jika orang tidak tahu cara memasukkan data ke dalam sistem CRM, itu membuatnya sulit untuk melakukan banyak hal lain: melacak kemajuan penjualan melalui jalur penjualan, menarik laporan, mengirim email pemasaran ke pelanggan, dan menawarkan layanan pelanggan yang cepat dan efektif.

Pedoman penggunaan CRM harus mudah tersedia dan dengan jelas menyatakan apa, kapan dan bagaimana perlu dilakukan dalam sistem CRM.

  1. Tawarkan pelatihan yang cukup

Semua tim membutuhkan pelatihan!

Anda dapat meminta bantuan vendor untuk memberikan pelatihan, atau jika Anda dapat menugaskan pengguna yang paham cara kerja sistem Anda untuk melakukan pelatihan.

Anda juga harus memasukkan pengantar sistem CRM Anda dalam program orientasi untuk karyawan baru. Dengan cara ini, karyawan baru akan belajar cara menggunakan CRM sejak awal.

  1. Tetapkan strategi CRM dan adaptasi filosofi CRM

CRM bukan hanya teknologi, tetapi strategi dan filosofi. Ini akan mengubah budaya perusahaan Anda secara positif dengan menjadi data-sentris.

Untuk memiliki strategi CRM yang sukses berarti Anda perlu menentukan bagaimana perubahan proses kerja yang akan terjadi, langkah apa yang akan Anda ambil pada setiap tahap implementasi, apa yang ingin Anda capai dan bagaimana Anda akan mengukur tujuan Anda, dan bagaimana CRM akan melengkapi rencana pengembangan bisnis Anda.

  1. Atasi penolakan dan sikap negatif

Tantangan terbesar dalam implementasi sistem CRM adalah penolakan dari karyawan.

Karena implementasi CRM disertai dengan perubahan, seperti memikirkan kembali semua rutinitas dan proses yang mendasarinya dan membuat setiap karyawan mengubah cara kerjanya, Anda perlu bersiap-siap menghadapi sikap negatif dan penolakan di semua tingkatan.

Sebagai orang yang ingin membantu perusahaan, berikut adalah satu argumen yang dapat membantu Anda menangani segala macam penolakan: Ketika Anda bekerja untuk sebuah perusahaan, perusahaan tersebut memiliki projek untuk Anda, dan sistem CRM memastikan bahwa semua dokumentasi tersimpan dalam satu sistem, serta sistem ini dimiliki oleh perusahaan

The Qontak Implementation Method (QIM)

Dalam Qontak, kami telah menciptakan metode implementasi kita sendiri disebut The Qontak Implementation Method – QIM.

Tim ahli implementasi CRM kami duduk dan menemukan cara terbaik untuk mengimplementasikan sistem CRM. Kami membantu pelanggan kami agar implementasi produk CRM berjalan dengan lancar dan menguntungkan perusahaan sejak awal.

Setelah pertimbangan panjang, para ahli kami menjabarkan kegiatan implementasi dan manajemen proyek terbaik berdasarkan uji coba dari waktu-ke waktu.

Identifikasi: Fase di mana Anda mencari tahu apa kebutuhan pelanggan. Anda juga dapat melakukan Pre-Solution Evaluation untuk mendapatkan gambar yang jelas tentang apa yang dibutuhkan.

Inisiasi: Fase dimana seluruh rencana yang dimiliki pemimpin proyek dijabarkan ke dalam detail yang lebih kecil.

Desain: Di sinilah solusi dibangun berdasarkan pada proses dan kebutuhan pelanggan. Fase ini selalu menghasilkan prototipe gambaran sistem sebelum melanjutkan proyek ke tahap implementasi.

Implement & Train: Di sinilah Anda mengimplementasikan solusi berdasarkan fase desain.

Dengan QIM, kami bertujuan untuk memberikan apa yang benar-benar diinginkan pelanggan dan sejak diperkenalkan, kami telah berhasil membantu ribuan pengguna mengimplementasikan solusi CRM di organisasi mereka.

Kesimpulan

Implementasi CRM adalah proyek yang membutuhkan persiapan, komitmen, dan kerja sama di seluruh organisasi.

Ada banyak persiapan yang Anda butuhkan, seperti mengalokasikan sumber daya, mengajak orang untuk bergabung, meluncurkan rencana aksi yang jelas dan konsisten, dll.

Tetapi yang paling penting, Anda harus bersiap-siap untuk perubahan pola pikir, karena sistem CRM dapat mengubah cara Anda melakukan bisnis.

Faktanya, CRM adalah adaptasi cara berpikir baru – tentang pelanggan yang berada di pusat bisnis dan semua informasi tersimpan dalam satu database. Ini adalah pendekatan bisnis strategis yang menyatukan teknologi, proses internal, karyawan dan manajemen data di seluruh organisasi, dengan tujuan untuk menarik dan mempertahankan pelanggan.

Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang QIM dan bagaimana tim ahli CRM kami dapat membantu Anda berhasil mengimplementasikan Qontak CRM di organisasi Anda, silakan hubungi kami untuk menjadwalkan pertemuan.

You may also like