8 KPI Salesman yang Tepat untuk Diukur

kpi salesman

Survey menunjukkan bahwa salesman menghabiskan hanya sepertiga dari waktu mereka untuk berinteraksi dengan prospek. Mengapa demikian? Mereka juga bertanggung jawab terhadap tugas administratif, seperti menulis email, melakukan riset calon prospek, dan memasukkan data. Hal tersebut memang penting, namun dengan kemajuan teknologi saat ini, tugas tersebut dapat diotomatisasi dengan bantuan software CRM. Proses otomatisasi pekerjaan sales ini sering juga disebut sales force automation (SFA). Lalu, apa saja sebenarnya KPI salesman yang penting untuk dilacak? Seberapa penting mengukur indikator tersebut?

Pentingnya mengukur KPI Salesman dalam perusahaan

Key performance indicator atau KPI Salesman membantu mengukur kemampuan tiap tenaga sales atau tim sales dalam menghasilkan pendapatan terhadap perusahaan. Secara natural, tim sales biasanya bersikap cukup kompetitif. Hal tersebut dipicu karena perusahaan biasanya memberi insentif kepada tenaga sales yang dapat memberikan banyak pendapatan.

Memberikan KPI salesman yang jelas dapat mendorong kompetisi yang sehat di antara tim sales. Hal tersebut penting untuk memberikan tujuan yang bersifat ambisius, namun juga realistis, sehingga mendorong mereka untuk bekerja melampaui target.

Mengukur KPI salesman juga penting untuk mengelola kinerja sales dan membangun proses penghasilan pendapatan yang dapat diprediksi dan diulang. Mempelajari metrik yang tepat membantu manajer sales menentukan siapa yang kesulitan dan daerah mana yang perlu bantuan pelatihan.

Apa saja KPI Salesman yang harus diukur?

Salah satu komponen penting dalam KPI adalah membangun baseline ketika membandingkan kinerja tiap tenaga sales. Tidak semua tenaga sales sama sehingga baseline harus mempertimbangkan perbedaan tersebut, seperti pengalaman kerja, lokasi, maupun jenis sales (inbound atau outbound). KPI harus digunakan sebagai alat ukur kinerja untuk mendorong perbaikan dan pertumbuhan tim sales.

8 KPI salesman paling penting yang harus diukur oleh perusahaan

  1. Jumlah kontak, perusahaan, dan ticket

kpi salesman

KPI ini menunjukkan berapa jumlah, perusahaan, dan ticket yang dihasilkan oleh tiap salesman. Jumlah yang ditunjukkan dapat diatur berdasarkan sumber prospek yang dimiliki perusahaan, mulai dari Whatsapp, Facebook Messenger, Inbound Email, iklan, website, telepon, dan lain-lain.

Melalui penggunaan software KPI seperti Qontak, indikator ini juga dapat dilihat berdasarkan pengaturan filter waktu, seperti bulan ini, bulan lalu, minggu lalu, atau rentang waktu yang dapat diatur sendiri.

  1. Target penjualan

Indikator ini menunjukkan bagaimana ketercapaian target penjualan tiap individu. Biasanya ditunjukkan dengan berapa persen target yang telah tercapai dan berapa persen sisa target yang harus dicapai per bulannya. Target penjualan ini dapat ditentukan berdasarkan nilai atau jumlah.

  1. Jumlah closing yang dimenangkan

Indikator ini menunjukkan berapa jumlah closing yang dimenangkan tiap individu per bulannya. Indikator ini ditunjukkan dengan jumlah closing dalam bentuk nilai (misalnya dalam rupiah) dan jumlah.

Mengapa keduanya dibedakan? Karena bisa saja satu individu hanya berhasil melakukan 3 closing namun dengan jumlah yang besar, sementara itu individu lainnya berhasil melakukan 7 closing namun dengan jumlah yang tidak terlalu besar.

  1. Jumlah ticket per tahapan

KPI ini untuk melihat jumlah ticket yang terjadi pada tiap tahapan, mulai dari jumlah prospek baru, jumlah prospek yang memenuhi syarat, jumlah yang sedang dalam proses pembayaran, hingga jumlah deals yang menang dan kalah. Indikator ini membantu mengidentifikasi aliran konversi dari tiap tahapan, mulai dari adanya prospek baru hingga closing.

  1. Aktivitas sales

kpi sales

Indikator ini membantu manajer sales untuk melihat aktivitas sales yang dilakukan oleh tiap individu. Aktivitas ini dapat berupa notes, task, ticket, panggilan, email, dan meeting. Indikator ini bukan hanya sekedar melihat jumlah dari tiap aktivitas yang dilakukan, melainkan seberapa efektif aktivitas tersebut membawa pada closed deals.

  1. KPI tugas berdasarkan statusnya

KPI ini menunjukkan berapa jumlah dan status dari tugas yang dilakukan oleh tiap individu. Status tugas tersebut dapat dibagi menjadi: belum dimulai, dalam proses, sedang menunggu, selesai, dan ditangguhkan.

  1. Penyelesaian tugas

Indikator ini untuk menunjukkan berapa jumlah tugas yang diselesaikan berdasarkan ketepatan waktunya. Indikator ini dapat dibagi menjadi dua, yaitu tugas yang terlambat dan tepat waktu. Informasi ini membantu manajer untuk melihat tenaga sales mana yang perlu dorongan dan pelatihan lebih lanjut agar dapat menyelesaikan tugas tepat waktu.

  1. Win rate

kpi salesman

Indikator ini menunjukkan tingkat kesuksesan dari tim sales. Win rate merupakan perbandingan antara jumlah deals yang menang atau kalah per jumlah deals keseluruhan. Misalnya, satu tenaga sales berhasil memenangkan 2 deals dari total 5 deals. Maka total won nya adalah 2/5= 40%. Sementara itu, total lost nya adalah 3/5 = 60%

Mengukur KPI salesman dengan mudah

KPI salesman di atas membantu manajer salaes dalam menentukan perbaikan apa yang bisa dilakukan pada proses sales untuk memberikan dampak signifikan terhadap bisnis. Mengukur KPI secara manual bukanlah hal yang mudah. Penggunaan sales tracking system seperti Qontak dapat membantu perusahaan dalam melacak KPI di atas dalam tampilan laporan yang mudah dipahami. Indikator tersebut juga dapat diatur sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Pastikan perusahaan Anda mengukur KPI salesman yang tepat. Melacak KPI dapat membantu tim sales mencapai tujuan mereka dan mendorong mereka untuk berusaha lebih baik.

 

× Contact Us!