4 Cara Meningkatkan Close Deal dengan System CRM

system CRM

System CRM telah dikenal memberikan banyak manfaat bagi bisnis, salah satunya adalah meningkatkan close deal. Bagaimana caranya?

Salah satu tujuan penting bagi bisnis adalah meraih lebih banyak pelanggan baru dan mempertahankannya agar terus berbisnis dengan Anda. Namun, seringkali pemilik bisnis kurang memahami bahwa meningkatnya database pelanggan bukan berarti penjualan akan meningkat juga. Banyaknya database pelanggan tidak ada artinya tanpa terjadi close deal. Dalam dunia sales ada istilah ‘empty prospect’, yaitu ketika data prospek lebih banyak dibandingkan tingkat close deal pada system CRM.

Apakah hal tersebut terjadi pada bisnis Anda? Bagaimana mengatasinya dan melakukan close deal lebih banyak dan cepat? Berikut adalah cara bagaimana system CRM dapat membantu Anda.

4 Cara Meningkatkan Close Deal dengan System CRM

System CRM memiliki fitur yang dapat mengefisienkan bisnis dalam menjangkau klien. Selain itu, CRM juga memudahkan dalam memasukkan dan mengelola data, melihat dan memahami proses sales lebih baik, serta melacak kinerja tim.

Dengan fitur tersebut, bisnis dapat memanfaatkannya untuk melacak dan meningkatkan close deal melalui system CRM.

  1. Memanfaatkan manajemen kontak untuk menjangkau prospek secara efektif

Salah satu fitur utama software CRM adalah menyimpan dan mengelola database pelanggan. Sistem CRM membantu perusahaan untuk mengorganisir informasi kontak klien yang diperoleh dari tim sales maupun marketing secara teratur, baik yang berasal dari form website maupun interaksi langsung. Akumulasi informasi yang telah dikelola tersebut membuat proses sales berjalan lebih efektif dan menghasilkan lebih banyak penawaran atau deals.

Untuk dapat mengelola data pelanggan secara efektif, kita harus dapat melihatnya secara menyeluruh. Software CRM yang baik dapat memberikan seluruh informasi yang perlu diketahui dalam satu layar, dengan perspektif statis dan dinamis.

system CRM

Software CRM Qontak memberikan detail lengkap pelanggan Anda secara 360 derajat, mulai dari percakapan, deals, touchpoints dengan perusahaan, hingga jadwal janji temu dengan mereka.

Dengan detail informasi tersebut, Anda dapat menargetkan calon klien yang tepat secara spesifik. Hal ini membantu Anda untuk memberikan waktu dan usaha terhadap peluang deals yang paling potensial.

  1. Mempercepat deals dengan otomatisasi entri data

Memasukkan dan mengelola data secara manual untuk melacak deals merupakan pekerjaan yang sangat memakan waktu bagi sales force atau tenaga penjualan. Padahal, waktu yang sama dapat dialokasikan untuk melakukan hal yang lebih penting, seperti berinteraksi langsung dengan klien atau menjangkau mereka. Hal ini menghambat mereka untuk melakukan close deal lebih cepat.

system CRM

Software CRM yang baik mempercepat proses tersebut melalui sales automation atau sales force automation (SFA). CRM membantu mengelola riwayat deals secara otomatis dengan informasi terbaru.

Bagi seorang professional sales, waktu sangatlah berharga. Oleh sebab itu, fitur automation dalam CRM penting sekali untuk mempercepat kesepakatan penawaran terjadi.

  1. Mengatur sales pipeline pada system CRM untuk disesuaikan dengan proses sales

Sales pipeline pada sistem CRM memudahkan bisnis dalam melihat proses sales secara terstruktur. Hal tersebut membantu tim sales untuk dapat melakukan deals secara konsisten.

Melihat proses sales tanpa bantuan software bukanlah hal yang mudah. Tidak mungkin tim sales melacak progress tiap deals secara manual. Hal tersebut berpotensi membuat tim sales tidak dapat melihat mana saja deals yang potensial.

system CRM

CRM memungkinkan Anda untuk melihat dan melacak bagaimana progress tiap deals yang sedang berlangsung. Ketika tim sales dapat melihat proses sales yang sedang berlangsung dengan jelas, mereka dapat menggunakannya secara efektif dan meningkatkan deals.

  1. Melihat kinerja tim secara menyeluruh

Untuk melacak dan melakukan close deal pada system CRM, perusahaan juga harus memahami kinerja tenaga sales dan keseluruhan tim. Tingkat konversi atau conversion rate sendiri merupakan salah satu indikator KPI yang wajib diukur untuk memenuhi target penjualan. Oleh sebab itu, penting bagi perusahaan untuk mengetahui anggota tim mana yang melakukan kinerja baik dan mana yang kurang. Hal ini membantu perusahaan dalam membangun strategi yang tepat untuk tiap tim dan bagaimana perbaikan yang harus dilakukan.

system CRM

Manajer sales harus dapat memastikan tiap anggota tim mampu dan paham dengan proses sales bisnis, serta memberikan usaha yang terbaik. Beberapa CRM dapat berfungsi sekaligus sebagai aplikasi KPI, salah satunya Qontak. Aplikasi CRM Qontak dilengkapi fitur untuk melacak KPI, seperti berapa jumlah deals yang dilakukan oleh tiap individu per bulan, maupun jumlah deals per bulan. Kinerja tim sales keseluruhan sangat penting untuk dapat melakukan close deal secara konsisten.

Kesimpulan

CRM merupakan cara terbaik untuk meningkatkan sales perusahaan. Berbagai fitur yang ada pada software CRM sangat bermanfaat untuk melihat proses sales secara terstruktur dan efisien sehingga dapat melacak dan melakukan close deal secara konsisten.

Jika Anda tertarik untuk meningkatkan penjualan bisnis Anda, system CRM layak menjadi pertimbangan.

× Contact Us!