3 Jenis Konten Ini Berisiko Merusak Nama Baik Brand

Risky Content Marketing

Bekerja di dunia sales dan marketing yang sudah terintegrasi dengan dunia digital memiliki berbagai risiko dan tantangan yang harus siap dihadapai, terutama bagi pelaku marketing dan sales seperti Anda. Pembuatan konten yang konsisten dan penerbitannya secara reguler setiap hari mempertaruhkan reputasi dan kredibilitas brand Anda. Setiap konten yang dipublikasikan atas nama brand Anda dapat menjadi sesuatu yang menguntungkan brand Anda atau merugikan jika Anda tidak berhati-hati.

Tindakan waspada dan usaha untuk mempertahankan nama baik brand Anda di dunia maya dapat diawali dengan mengawasi tiga konten yang paling berisiko tinggi menyebabkan rusaknya reputasi brand Anda di dunia online berikut ini?

  1. Konten berupa user-generated reviews

Review user-generated merupakan review yang diperoleh dari para customer Anda, sesuatu yang mereka tuliskan di dunia maya mengenai brand Anda serta pengalaman mereka dalam menggunakan produk maupun jasa Anda. Masalahnya, Anda tidak bisa mengontrol apa saja yang akan mereka tuliskan dan terus-menerus menjaga agar komentar yang Anda terima adalah komentar yang bernada positif. Review dari sesama customer sangatlah krusial karena sebanyak 75% dari prospek Anda cenderung akan melihat komentar dari pengguna sebelumnya. Review negatif akan menghalau prospek potensial Anda dan menurunkan keinginan mereka untuk melakukan bisnis dengan Anda. Cegah hal ini dengan berusaha memperbaiki customer service bisnis Anda dan segera menangani review negatif yang Anda terima lewat jalur pribadi. Jika Anda tanggap terhadap semua review negatif yang Anda terima, lama-kelamaan Anda akan mengumpulkan review positif yang mengembalikan kredibilitas bisnis Anda secara online.

Risky Content Marketing
Sumber gambar: marccx.com
  1. Postingan di media sosial

Social media merupakan bagian penting dari pengembangan suatu brand dan merupakan sasaran empuk bagi komentar-komentar negatif yang dapat diakses oleh siapa saja yang mem-follow akun Anda atau melakukan share. Untuk mempertahankan reputasi brand yang baik, pastikan Anda secara reguler meng-update media sosial Anda di kanal apapun, dan memeriksa apakah terdapat komentar atau share yang terjadi sehubungan dengan brand Anda. Lakukan monitor rutin jumlah mention dan komentar yang menyebutkan bisnis Anda, dan jika ada apapun komentar negatif atau pertanyaan yang belum dijawab, segera tanggulangi dan pastikan Anda menyelesaikan masalah yang terjadi.

Risky Content Marketing
Sumber gambar: www.marccx.com
  1. Konten yang Anda publikasikan sendiri pada situs Anda

Blog atas nama brand Anda dan rilisan pers yang diisukan atas nama brand Anda merupakan cara mengontrol reputasi brand Anda secara online. Karenanya, pastikan konten yang Anda publikasikan selalu relevan dan merupakan update-an terkini, tidak sembarang menumpang rumor atau tren yang sedang terjadi, tapi selalu mengecek kebenaran di balik informasi yang beredar agar Anda tidak menjadi sumber informasi yang salah dan akhirnya membuat kredibilitas Anda menurun. Pastikan konten yang Anda sediakan selalu bermanfaat dengan tujuan menarik prospek bagi bisnis Anda, serta menambah followers. Banyaknya konten yang Anda produksi secara otomatis membantu memperbaiki citra brand Anda secara online.

Fokuslah mengembangkan tiga konten ini demi reputasi brand yang terjaga dengan baik dan penjualan yang menguntungkan.

You may also like