Cara Membuat Email Marketing Menjadi Lebih Personal

Personalized Email Marketing

Mungkinkah Anda melewatkan email dari sosok yang sudah Anda kenali atau email dengan nama orang yang memiliki subjek yang menarik? Jawabannya tentu hampir sama semua: Tidak. Anda akan selalu excited atau antusias menerima email dengan nada dan kepentingan personal yang mungkin akan memberi keuntungan bagi Anda atau email dari orang yang memang sudah Anda kenal. Dan, hampir bisa dipastikan, hanya dua hal itulah yang membuat Anda senang menerima email di luar pekerjaan.

Dunia digital yang maju memberikan banyak sekali kemungkinan tanpa batas bagi bisnis untuk berkembang, salah satunya dengan menjangkau customer atau prospek melalui email. Tapi, bagaimana cara membuat mereka mau membuka email yang Anda kirimkan? Tidak ada jalan lain selain membuatnya bernada lebih personal namun tetap profesional. Apa mungkin? Tentu saja, dan berikut ini adalah caranya.

  1. Penggunaan kata ganti orang yang tepat

Pastikan nada email Anda menggunakan nada atau cara bicara yang seolah Anda langsung bercakap-cakap dengan si penerima email. Dengan demikian, orang yang menerima email Anda dapat merasakan adanya perlakuan spesial yang diberikan bagi mereka. Sebutkan kata ganti ‘kamu’ atau ‘Anda’ daripada ‘masyrakat’ atau ‘kita semua’. Jika Anda memiliki daftar nama orang yang melakukan subscribe pada situs Anda, lebih baik lagi jika Anda dapat memberikan email yang menggunakan penyebutan nama mereka satu demi satu.

Personalized Email Marketing
Sumber gambar: reefermail.com
  1. Keep it Short and Sweet

Istilah yang biasa disingkat KISS ini menuntut Anda untuk menyusun email yang langsung pada intinya seolah Anda sedang menulis untuk sahabat dekat Anda. Anda tidak akan bertele-tele dan akan langsung pada intinya jika Anda mengalamatkan email tersebut ke teman Anda bukan? Hal inilah yang akan membantu email Anda menjadi lebih personal. Segera beritahukan tujuan dari email ini dan persingkat penggunaan kalimat agar menjadi lebih jelas dan menghemat waktu orang yang membacanya.

Personalized Email Marketing
Sumber gambar: petovera.com
  1. Masukkan sentuhan kisah personal di antara barisan kata-kata email

Anda dapat membagikan kisah Anda pribadi sehubungan dengan apapun itu yang Anda tawarkan dalam email Anda. Bagaimana kesuksesan atau kesulitan yang Anda alami dan solusi apa yang Anda praktekkan dan temukan untuk masalah yang Anda alami dapat menjadi kisah yang menarik dan membuat orang yang menerima email Anda dapat merasa lebih dekat dengan brand Anda.

Dalam membuat email personal, yang terpenting masih tetap mencantumkan nama asli Anda sebagai penulis email lengkap dengan wajah Anda pada id email Anda. Dengan demikian, orang yang menerima email Anda pun dapat perlahan namun pasti mengenal siapa Anda, dan jika email pertama yang mencantumkan nama Anda saja sudah memberikan mereka banyak manfaat, maka email selanjutnya pun akan dengan mudah dan sukarela mereka buka dan baca.

You may also like

× Contact Us!