Trik Membangun Aplikasi Bisnis yang Membantu Pemasaran

Business Apps

Setelah memiliki situs dan business flow yang jelas, ke mana atau apa lagi yang harus Anda ekspansikan dari bisnis Anda? Anda tidak pernah bisa merasa aman dan puas begitu saja, karena kondisi yang stagnan dan tidak berkembang merupakan gejala awal bisnis yang sedang menuju penurunan drastis. Karenanya, Anda harus memikirkan langkah selanjutnya, dan di dunia digital marketing dan sales, langkah selanjutnya adalah ekspansi ke mCommerce via aplikasi yang membawa nama brand dan menyediakan jasa Anda untuk dapat diakses via mobile phone.

Untuk membantu Anda membangun aplikasi yang bisa didownload dan benar-benar membantu penjualan dan pengembangan bisnis Anda, berikut ini beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan.

  1. Jadikan pengembangan aplikasi mobile sebagai salah satu medium utama dari promosi dan penjualan bisnis Anda

Dengan menganggap serius platform aplikasi, Anda dapat memperlebar area pemikiran Anda untuk benar-benar menentukan strategi pemasaran apa yang dapat disesuaikan dengan aplikasi Anda dan membuat orang dan prospek pelanggan Anda benar-benar mau mendownload dan secara aktif menggunakannya. Dengan demikian, Anda akan memiliki perhatian khusus juga pada aplikasi bisnis Anda agar terus berkembang dan menjawab kebutuhan customer secara konsisten.

Business Apps
Sumber gambar: mashable.com
  1. Sebelum membangun aplikasi, pikirkan problem atau masalah apa yang ingin Anda solusikan dengan adanya aplikasi tersebut

Jangan hanya membuat aplikasi karena itulah langkah selanjutnya yang harus Anda ambil dan karena pesaing Anda semuanya sudah membuat aplikasi. Ambil waktu untuk benar-benar mempertimbangkan manfaat apa yang akan sulit ditolak oleh target audiens Anda sehingga mau melakukan download. Jangan menghabiskan uang yang tidak sedikit untuk membangun aplikasi yang tidak relevan bagi bisnis Anda.

Business Apps
Sumber gambar: fashweekly.com
  1. Hindari kerumitan

Dalam membangun aplikasi bisnis, prinsip less is more masih akan terus berlaku meski semuanya sudah serba canggih dan bisa diakses dengan mudah. Jangan menambahkan fitur-fitur yang tidak diperlukan dalam aplikasi tersebut, dan pastikan semua proses serta praktek menggunakan aplikasi Anda dipermudah bagi pengguna yang membutuhkannya. Jangan memperumit proses sehingga orang yang sudah mendownload aplikasi Anda hanya akan melakukan uninstall karena tidak paham cara menggunakan aplikasi bisnis Anda. Rilis aplikasi versi awal dengan fitur sesederhana mungkin dan cobalah mengembangkannya secara bertahap setelah Anda membentuk basis pengguna yang loyal.

Selalu lakukan pengukuran performa pada aplikasi yang sudah Anda bangun dengan memasang formal metrics sehingga Anda dapat mengetahui apakah aplikasi Anda disukai dan apa yang harus diperbaiki dari aplikasi Anda sesuai dengan budget yang Anda miliki. Dari sana, kembangkan dan bangun strategi marketing via mobile application yang konsisten. Setelah aplikasi Anda diluncurkan, pikirkan strategi-strategi untuk meningkatkan interaksi antara bisnis atau brand Anda dengan customer yang menggunakan aplikasi Anda agar mereka tidak merasa dirugikan sudah mendownload aplikasi Anda dan membuat mereka tetap loyal. Pertimbangkan penggunaan push notification serta built-in chat atau messaging yang ada di dalam aplikasi Anda.

You may also like